Senin, 10 Desember 2012

SAYAP YANG TAK PERNAH PATAH


Sayap Yang Tak Pernah Patah
Mari kita bicara tentang orang-orang patah hati. Atau kasihnya tak sampai. Atau cintanya tertolak. Seperti sayap-sayap Gibran yang patah. Atau kisah kasih Zainuddin dan Hayati yang kandas ketika kapal Vanderwicjk tenggelam. Atau cinta Qais dan Laila yang membuat mereka 'majnun' lalu mati. Atau, jangan-jangan ini juga cerita tentang cintamu sendiri, yang kandas dihempas takdir, atau layu tak berbalas.

Itu cerita cinta yang digali dari mata air air mata. Dunia tidak merah jambu disana. Hanya ada Qais yang telah majnun dan meratap di tengah gurun kenestapaan sembari memanggil burung-burung:

O burung, adakah yang mau meminjamkan sayap
Aku ingin terbang menjemput sang kekasih hati

KUASA DAN CINTA


KUASA DAN CINTA
Tirani selalu bermula dari sana: saat seseorang atau sekelompok orang atau sebuah rezim kehilangan respek dan penghargaan kepada orang lain atau kelompok lain atau rezim lain. ketika respek dan penghargaan hilang, persepsi kita beralih ke dalam, kedalamnya diri, sang Aku. Lalu kita mulai memandang dari perspektif sang Aku wilayah luar orang atau kelompok lain sebagai sesuatu yang terpisah dan asing, tidak berarti, tidak layak ada atau bahkan mengancam.

Saat itu hanya satu lagi yang ditunggu oleh tirani untuk muncul jadi kenyataan: kekuasaan yang melegitimasi. Itu sebabnya tirani selalu terkait dengan kekuasaan, sekecil apapun sekalanya. Misalnya tirani dalam rumah tangga, atau sekolah, atau organisasi, atau perusahaan, atau negara. kekuasaan adalah otoritas netral yang bisa digunakan untuk meligitimasi apa saja. Godaannya justru terletak disitu: pada netralitasnya. Maka begitu respek dan penghargaan lenyap dan berganti dengan kebencian, kekuasaan segera membei jalan mulus bagi tirani.

Begitulah pada mulanya Firaun merasakan sang Aku jadi Tuhan. Ketika respek dan penghargaannya hilang kepada kerumunan besar manusia bernama rakyat, ia mulai "meremehkan" mereka. Setelah itu ia memobilisasi mereka lalu mendeklarasikan ketuhanannya. Dan serial tirani berbesar dalam sejarah manusia pun dimulai.

MOTIVASI DALAM PENYULUHAN

ASPEK MOTIVASI DALAM PENYULUHAN PETANI
 
       Apa yang memotivasi kita ???
       Model sederhana Motivasi
       Motivasi menentukan/ mempengaruhi produktifitas
       Perilaku yang baik
à Kebiasaan yang baik
       PENGHARGAAN
       Hirarki Kebutuhan menurut Maslow
       Hirarki Kebutuhan
       Pemenuhuan kebutuhan tersebut  dalam kerja/tugas
       Kemajuan, bertumbuh, otonom, kreatifitas diri
       Pengakuan, persetujuan, status dalam pekerjaan/karier, status sosial, tanggungjawab besar
       Kelompok, kerjasama tim, pelanggan, rekan/ kolega kerja, hubungan atasan-bawahan
       Rasa aman dalam bekerja, dalam keluarga, komunitas,
       Pangan, sandang, papan, upah/gaji yang layak
       Faktor Pendorong Motivasi:
Belonging, Ego-status, Self-actualization
       Motivasi utama petani didorong oleh:
pemenuhan kebutuhan & apresiasi
       Kegiatan usahatani yang tingkatkan pendapatan àkesejahteraan
       Pertemuan-pertemuan kelompok àjaringan, organisasi petani, koperasi, dll.
       Partisipasi dalam kegiatan/ event tertentu mis. pelatihan, FFD (farmer field day),studi banding, dll.
       Sumberdaya dan kemitraan:
      Kesempatan interaksi/ kerjasama dengan berbagai pihak
      Dorongan dari kolektor, pedagang, pemberi modal, dll.
      Kerjasama dengan perguruan tinggi, LSM, dll.
       Kontes hasil atau GAP terbaik di antara petani: produktifitas tertinggi, income tertinggi, inovator award, dll.
       Pendekatan ‘lembut’ (Soft approach) untuk apresiasi petani
       Suara petani didengar àrekam audio/video àdapat ditampilkan/di-share  pada pertemuan-pertemuan
       Rekam foto untuk leaflet/kalender, dll.
       Apa saja/ aspek lain (selain mata uang, atau berupa materi) yang mendorong motivasi à kesan yang baik dan mendalam
      (Silahkan didiskusikan)

MANAJEMEN AGRIBISNIS

Manajemen agribisnis
Definisi manajemen
Banyak ahli yang memberikan definisi tentang manajemen diantaranya:
1.      Harold koontz & o’ donnel dalam bukunya yang berjudul “principles of management” mengemukakan, “manajemen adalah berhubungan dengan pencapaian sesuatu tujuan yang dilakukan melalui dan dengan orang-orang lain”. jadi manajemen :upaya yg bijaksana dalam menggunakan sarana utk mencapai tujuan  atau manajemen : bagaimana cara manajer (orangnya) mengatur, membimbing dan memimpin semua orang yang menjadi pembantunya agar usaha yang sedang digarap dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya)
2.      George r. Terry dalam buku dengan judul “principles of manajemen” memberikan definisi: “ manajemen adalah suatu proses yang membedakan atas perencanaan, pengorganisasian, penggerakkan pelaksanaan dan pengawasan, dengan memanfaatkan baik ilmu maupun seni, agar dapat menyelesaikan tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.
3.      James a. F. Stoner, menyatakan bahwa “manajemen adalah seni untuk melaksanakan suatu pekerjaan melalui orang-orang”. jadi manajemen : tindakan untuk mengatur atau seni       mengatur sesuatu yang meliputi pelaksanaan dan pengawasan tindakan (apa yg dikerjakan dalam manajemen dan bagaimana fungsi manajemen)